Monday, August 3, 2015

Apakah Tradisi Berkhatan Itu Perintah Dari Maha Pencipta?

Setiap Muslim wajib percaya pada Quran.
Setiap Muslim wajib memahami ayat-ayat Quran.
Setiap Muslim wajib mempraktikkan ajaran Quran.
Setiap Muslim wajib menyampaikan kepada yang lain amanat Quran.

Dalam Kitab Perjanjian Lama (Old Testament), ada disebut yang Ibrahim telah mengkhatankan dirinya sendiri ketika dia berusia 99 tahun, di atas perintah Tuhan.

Genesis 17:10-14,
Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.


Dalam Kitab Perjanjian Baru (New Testament), ada juga disebut yang Isa dikhatankan ketika dia baru berusia 8 hari.

Lukas 2:21,
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Sebagaimana majoriti umat Islam sependapat malah bersetuju bahwasanya Kitab Quran adalah firman Allah yang mensahihkan hal-hal perkara yang benar yang terdapat di dalam kitab-kitab terdahulu. Fakta ini disokong oleh Quran itu sendiri,

Katakanlah, "Sesiapa yang menjadi musuh kepada Jibrail patutlah ketahui bahwa, dialah yang menurunkannya (Quran) kedalam hatimu dengan izin Allah, mengesahkan kitab sebelumnya, dan memberi petunjuk, dan juga berita berita gembira bagi orang orang yang percaya." (2:97)

Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah. (2:120)

Apabila mereka diundang, " Ikutlah apa yang Allah telah bentangkan didalamnya," mereka menjawab "Kami mengikuti apa yang kami dapatinya dari amalan ibu bapa ibu bapa kami,"Bagaimanakah jika orang orang tua mereka itu tidak memahaminya, dan tidak juga mendapat petunjuk.? (2:170)

Kami tidak turunkan Quran ini untuk memberi sebarang kesukaran kepadamu. (20:2)

Malangnya, isu sunat atau khatan tidak terdapat langsung dan juga tidak disebutkan langsung oleh Allah dalam Quran. Mengapa sedemikian jadinya?

Persoalan di sini, apakah tidak cukup jelas keterangan yang Allah telah berikan, tentang penciptaan manusia di dalam Quran? Sehinggakan manusia sanggup mengubah rekabentuk ciptaan Allah yang asli?

Kita hendaklah senantiasa menggunakan kebijaksanaan dan akal pemikiran kita sebagaimana yang diumpamakan dalam Quran.

Allah Sahajalah yang memberikan bumi untuk menjadikan tempat kediaman bagi kamu, dan langit satu struktor yang mengkagumkan, dan Dia membentukkan kamu, dan membentukkan kamu dengan cukup sempurna. Dia Sahajalah yang mengadakan untuk kamu peruntukkan peruntukkan yang baik. Demikian itulah Allah Tuhan kamu; yang Maha Tinggi adalah Allah, Tuhan bagi semesta alam. (40:64)

Dialah yang menciptakan sekelian cekrawala dan bumi untuk tujuan yang tertentu, membentukkan kamu dan menyempurnakan pembentukkan kamu, lalu kepadaNya sajalah destini yang terakhir. (64:3)

Kami mengukurnya dengan tepat. Kamilah pereka pereka bentuk yang terbaik. (77:23)

Dari setitik yang halus, Dia menciptakannya dan membentuknya. (80:19)

Yang Esa yang menciptakan kamu, membentukkan kamu, dan menyempurnakan kamu. (82:7)

Dalam apa saja reka bentuk yang Dia pilih, sesungguhnya, Dialah yang membinakannya. (82:8)

Kami menciptakan manusia dari reka bentuk yang terbaik. (95:4)

Fikir-fikirkan lah.


No comments: